Ini Nih Target Standar Struktur Organisasi Perusahaan!

Kerangka
Layaknya kenegaraan, bisnis itu memiliki keserupaan. Memiliki bagan legislatif yudikatif dan eksekutif. Berikut paparannya :
1. Dikalangan legislatif ada komisaris & pemegang saham,
2. Dikalangan yudikatif mulai pengacara, notaris, hingga divisi HRD(Human Resources Development)
3. Dikalangan eksekutif ada direktur keuangan(CFO:Chief Financial Officer), pemasaran(biasanya CEO:Chief Executive Officer), operasional(COO:Chief Operating Officer)

Yang mana mulai dari perencanaan dan visi misi di paparkan oleh komisaris kepada pemegang saham dituangkan dalam bentuk RUPS kemudian diaturlah undang-undang perusahaan oleh semua kalangan top management, agar tidak berbenturan dengan undang-undang yang berlaku di negara tersebut. Maka dari itu perusahaan membutuhkan pengacara yang mengetahui seluk beluk dari regulasi hukum pemerintahan lokal, notaris pun merangkum notulen berupa akta perusahan dan disahkan dengan terbitnya bentuk badan usaha bisa UD(Usaha Dagang), CV(Commanditaire Vennootschap), PT(Perseroan Terbatas).

Fasilitas
Adapun sarana dan prasarana penunjang indentitas lain yang dipertimbangkan antara lain kantor/area penjualan, website, stockpile(penyimpanan), werehouse(penggarapan), meeting room, lobby, unit komputer & alat tulis kantor, transportasi(mobil, motor), hingga list vendor.
Tak kalah penting juga penyeleksian karyawan harus memiliki standart operational procedur(SOP), pernah denger kan right man in right place? nah biasanya ini termasuk jobdesk pengacara..

Pelaksana
Setidaknya seorang (CFO) memahami akuntansi untuk mempermudah penerapan sistem keuangan perusahaan di tiap-tiap pos cash maupun akrual basis yang nantinya akan mempresentasikan rasio-rasio dari laporan keuangan yang antara lain laporan laba rugi, neraca, dan arus kas. dan tak luput pula pelaporan zakat dan pajaknya ya!

Bagian Pemasaran (CEO) menguasai tentang demand market dan pengembangannya. Apa saja permasalahan dari market analysis perusahaan, bagaimana cara perusahan bereaksi atas permasalahan tersebut, dan apa solusinya?, karena dari situlah brand itu terbentuk. Brand adalah what they see, what they hear, what they feel about it! Dan market analysis itu kita dapatkan dari segmentasi(klasifikasi market), targeting(value market), dan positioning(menyerang pemikiran market). Adapun pertimbangan yang lainnya adalah membentuk reseller dengan sistem komisi yang menarik dan media penjangkau market baik online maupun offline.

Disisi Operasional (COO) harus menguasai Supply tentang produk(barang atau jasa) dari perusahaan dalam rangka memenuhi kebutuhan custommer. Dari sisi SOP Quality Control dari strategi distribute, maklon, dan manufaturing. serta SOP pengiriman barang.

Sebelum memulai suatu bisnis setidaknya tuangkan perencanaan sebelumnya dalam bisnis plan, untuk mempertimbangan resiko – resiko apa saja yang akan dihadapi saat bisnis dimulai. Inget ya bisnis plan itu harus dirancang fleksibel setidaknya kita sudah memikirkan bagaimana produk kita berinnovasi karena momentum atau trend itu sangat membutuhkan penyesuaian, biasanya dilema perusahaan tuh kalau gak kesusu ya kesuen hahaa..

abdulbadi

Simply The Best!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *